Barang siapa yang berjalan pergi dalam rangka mencari ilmu, maka para malaikat akan membentangkan sayapnya karena senang dan ridha terhadap orang-orang yang mencari ilmu (al-Hadist)
Deskripsi Interview
Mengawali Tahun Ajaran Baru, Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah menginstruksikan kepada masing-masing lembaga untuk mengadakan interview santri baru. Acara ini menghadirkan seluruh calon santri beserta walinya dari setiap jenjang pendidikan mulai dari MTs., MA. dan SMK. Acara ini bertempat di Musholla Putri Pondok Pesantren Darun Najah.
Sampai saat ini, jumlah santri baru yang masuk tercatat ± 206 siswa-siswi baru dari semua jenjang pendidikan. Data tersebut bersumber dari pendaftaran offline maupun online melalui Link PPDB Darun Najah. Oleh karenanya, pelaksanaan interview tahun ini terbagi menjadi 6 sesi. Rata-rata menghadirkan 25-35 santri baru setiap sesinya. Interview santri baru yang ke-6 ini, menghadirkan 30 santri baru yakni 14 siswa MTs., 10 siswa MA. dan 6 siswa SMK.
Alur proses interview ini, para undangan yang sudah hadir menuju tempat pendaftaran untuk menerima map formulir pendaftaran. Di dalamnya juga terdapat surat kesepakatan yang bermaterai. Selain itu, juga tertulis peraturan-peraturan pondok pesantren. Seluruh santri wajib mematuhinya selama menjadi santri di pondok pesantren Darun Najah.
Setelah mendapatkan map pendaftaran, panitia mempersilahkan para undangan untuk melakukan pemotretan untuk kartu E-Dana. Kartu E-Dana adalah Kartu identitas santri yang juga berfungsi sebagai kartu pengelola keuangan santri. Sehingga semua aktifitas pembelian santri harus melalui E-Dana ini.
Selain itu, panitia juga mempersilahkan santri baru untuk berfoto bersama walinya pada stand Foto Booth. Hal ini bertujuan sebagai dokumentasi dari kegiatan ini. Setelah itu, panitia mengarahkan santri baru untuk menentukan ukuran seragam dan almamater pondok dan lembaga masing-masing.
Penguatan oleh Pengasuh Pondok Pesantren
Membuka acara interview ini, Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah yakni KH. M. Khozin Barizi memberikan penguatan kepada calon wali santri. Beliau memotivasi para calon wali santri, “Barang siapa yang berjalan pergi dalam rangka mencari ilmu, maka para malaikat membentangkan sayapnya karena senang dan ridha terhadap orang-orang yang mencari ilmu” dawuh beliau.
Selanjutnya, Bu Nyai Hj. Chullatul Lutfiyah memberikan gambaran singkat tentang kondisi di pondok pesantren. Selain itu beliau juga mengenalkan para kepala sekolah, ketua pondok dan masing-masing pendamping kamar. Tujuannya agar para calon wali santri mengetahui kepada siapa harus menghubungi tentang keadaan anaknya saat berada di pondok.
Selain tentang kondisi singkat di pondok, beliau juga membeberkan hal-hal mengenai pembiayaan di pondok yang menggunakan kartu E-Dana. Beliau menjelaskan, “Kartu E-Dana ini berfungsi sebagai ATM dan memiliki PIN masing-masing serta penggunaannya terbatas perharinya”.
Hal penting lainnya yang beliau himbau adalah jika kurang paham mengenai informasi tentang Pondok Pesantren maka konsultasikan hanya kepada pengasuh. “Langsung hubungi saya, jangan bertanya kepada sesama wali santri karena masih sama-sama baru, jadi belum tentu paham”, tegas beliau.
Usai beliau menjelaskan semuanya, panitia mempersilahkan para calon wali santri untuk melengkapi formulir pendaftaran. Panitia memanggil satu per satu sesuai nomor urut yang mereka terima. Antara lembaga MTs. MA. dan SMK memiliki tempat interview dengan petugas yang berbeda-beda.
Acara berakhir pada pukul 11.45. Harapannya ini adalah acara interview santri baru yang terakhir, akan tetapi masih ada yang belum bisa hadir. Sehingga, panitia akan menjadwalkan lagi untuk interview susulan bagi calon santri baru yang berhalangan hadir. Semoga, seluruh calon santri mampu bertahan dan istiqomah dalam menuntut ilmu di pondok pesantren Darun Najah. Aamiin.